Peran Integrated Sains

1. Permasalahan
Salah satu permasalahan yang ada dilingkungan Kota Palu saat ini adalah pembuangan sampah yang dilakukan bukan pada tempatnya ataupun pemusnahan sampah melalui cara pembakaran. Hal ini tentunya berdampak bagi lingkungan dan kesehatan, terutama berkaitan dengan pemanasan global yang menjadi permasalahan lingkungan yang serius.
2. Solusi
Berdasarkan permasalahan yang telah djelaskan sebelumnya solusi yang di tawarkan adalah memanfaatkan kembali sampah-sampah yang ada berdasarkan jenisnya. Secara umum berikut jenis sampah dan cara penangananya : (1) sampah organik mudah membusuk, dapat di gunakan untuk membuat pupuk kompos dan kotoran hewan dapat diolah untuk bahan bakar berupa gas untuk keperluan memasak, (2) sampah organik sulit membusuk, dapat digunakan utuk sumber listrik, (3) sampah anorganik, dapat didaur ulang ataupun dimusnakan dengan menggunakan mesin pembakar sampah serta dibuat produk lain misalnya batako.
3. Peran Integrited Sains (Kimia, Fisika, Biologi)
Dalam menyelesaikan permasalahan ini diperlukan peran integrated sains (dalam hal ini Kimia, Fisika, dan Biologi) untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. (1) Dalam hal pengolahan sampah organik menjadi kompos dan bahan bakar gas diperlukan peran ilmu kimia dimana dalam hal ini proses yang berlangsung melibatkan pengetahuan seseorang tentang kimia misalnya pembuatan pupuk kompos sebelum diaplikasikan pada tanaman perlu diketahui apakah unsure yang diperlukan oleh tanaman dapat terpenuhi dengan menambahkan pupuk kompos pada tanaman tersebut, sehinggapada penyelesaian masalah ini melibatkan ilmu kimia dan biologi karena bahan utama yang digunakan berasal dari makhluk hidup dan di aplikasikan pada makhluk hidup. (2) untuk sampah-sampah organik yang tidak mudah membusuk  dalam hal ini dapat dijadikan penghasil listrik dimana dalam prosesnya melibatkan ilmu kimia dan fisikaa sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal, (3) dalam hal pengolahan sampah anorganik baik melalui pembakaran maupun daur ulang untuk penyelesaian permasalahannya melibatkan ilmu kimia dan biologi dimana apabila sampah di musnahkan dengan pembakaran melalui alat tertentu hal ini dapat mempekecil kemungkinan pemanasan global maupun polusi bagi makhluk hidup sekitar karena sampah yang dibakar secarasembarangan akan menyebabkan permasalahan kesehatan terutama pernafasan. Solusi lain yang dapat dilakukan adalah dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya agar dapat memperkecil kemungkinan pemanasan global.
4. Metode (Rancangan pembangkit listrik tenaga sampah)
Pahl dan Beitz (dalam Sanfiyan, 2017) mengusulkan cara merancang produk yang terdiri dari: (1) perencanaan dan penjelasan tugas, pada tahap ini ialah menyusun spesifikasi produk yang mempunyai fungsi khusus dan karakteristik tertentu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selanutnya adalah mengumpulkan semua informasi tentang persyaratan yang harus dipenuhi oleh produk dan kendala-kendala yang merupakan batasan-batasan produk. (2) perancangan konsep produk, konsep produk biasanya berupa gambar sketsa atau gambar skema yang sederhana namun memuat semua. (3) perancangan bentuk, pada tahap ini konsep produk diberi bentuk yaitu komponen-komponen konsep produk dalam sketsa atau skema yang masih berupa garis saja. (4) perancangan detail, pada tahap ini susunan komponen produk, bentuk, dimensi, kehalusan permukaan, material dari setiap komponen produk ditetapkan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BENTUK HIPOTESIS

Bentuk-bentuk Hipotesis Menurut Sugiyono (2016: 100-104) dilihat dari tingkat eksplanasinya, maka rumusan  masalah penelitian ada tiga yaitu...